Monday, October 29, 2018

Biasa

Hujung minggu, entah apa yang merasuk jiwa, hari itu terasa sungguh.... 'down'. Tambah ramai kenalan di facebook yang 'update' mereka berjalan di sana sini sambil makan itu dan ini. Dalam hati saya sudah terasa sedikit cemburu. Suami saya? Macam biasa, kebiasaannya hari Sabtu adalah hari dia bekerja.

Sedangkan saya...hanya di rumah. Melayan anak-anak berdua..... kadang terkuat suara geram dengan Nur Ufairah yang tak dengar kata. Kadang membentak rasa dekat Ahmad Ukasyah yang tidur hanya seciput, selebihnya merengek minta didukung...

Allah.... Allah.... Allah...

Hati saya minta bertenang sebentar. Ini bukan saya. Sungguh ini bukan saya!

Sedangkan saya tahu, kebahagiaan saya, penderitaan saya, saya sendiri yang cipta. Kenapa harus pilih untuk cipta derita?

Saya mula menghitung segala bahagia, segala nikmat depan mata. Ufairah, Ukasyah, suami saya.....
Alhamdulillah.....
Alhamdulillah.....
Alhamdulillah.....

"Ibu minta maaf na Ufairah"
"Ibu minta maaf na Ukasyah"

Hati kembali tersenyum suka. Suami pulang disambut ceria.
Aduhaii.. ya hari itu memang penuh rasa.
Yang saya sendiri tak tahu nak ungkap macam mana.
Penangan hati yang terkadang cemburu...tak tentu hala.

alahai nak buat macam mana...saya cuma manusia biasa.

heh!~


No comments:

Post a Comment